Kategori : Berita

Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2026 melaksanakan Tahapan Seleksi Penulisan Makalah pada Senin (3/8/2026) bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagar, M.Si.

Tahapan penulisan makalah merupakan salah satu rangkaian penting dalam proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2026. Melalui tahapan ini, panitia melakukan penilaian terhadap kemampuan peserta dalam menganalisis berbagai isu strategis pemerintahan, menyusun gagasan, serta menawarkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Sebanyak lima orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi mengikuti tahapan seleksi penulisan makalah, yaitu Dr. Rachmad Robbi, S.E., M.E., Hendy Wijaya, S.K.M., M.P.H., dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., Fatma Aghitsni, STP., M.Si., Suhendri, S.E., M.H.
Dalam arahannya sebelum pelaksanaan seleksi, Ketua Pansel menekankan pentingnya seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan sportivitas. Beliau juga berharap proses seleksi ini mampu menghasilkan calon Sekretaris Daerah yang memiliki kompetensi, kepemimpinan, integritas, serta visi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Sambas.

Seluruh peserta mengikuti proses penulisan makalah sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Panitia Seleksi. Hasil penilaian pada tahapan ini akan menjadi salah satu komponen penting dalam menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menerapkan sistem merit pada manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui proses seleksi yang objektif, transparan, kompetitif, dan akuntabel, diharapkan dapat terpilih Sekretaris Daerah yang mampu memberikan kepemimpinan birokrasi yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
