Kategori : Berita
Komentar : 0 komentar

Sambas – Dalam rangka mendukung Visi Presiden Republik Indonesia yaitu SDM Unggul Indonesia Maju, Aparatur Sipil Negara selaku perangkat kunci yang berperan penting dalam menjalankan program pemerintah perlu memahami secara utuh seluruh transformasi kebijakan pengelolaan SDM sehingga dapat mendukung sistem tata kelola pemerintahan yang unggul dan berkelas dunia. Oleh karena itu, dengan mengusung tema “Melalui Rapat Koordinasi Kepegawaian Kita Wujudkan Tata Kelola Pelayanan Administrasi yang Terpadu, Profesional dan Berkinerja Tinggi”, Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Daerah Kabupaten Sambas menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kepegawaian melalui tele conference pada tanggal 12 November 2020 di Aula Kantor Bupati Sambas. Peserta Rapat Koordinasi Kepegawaian berjumlah 50 (lima puluh) orang yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan para Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Kegiatan Rakor Kepegawaian dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Bapak Ir. Fery Madagaskar, M.Si., didampingi Kepala BKPSDMAD Kabupaten Sambas, Ibu Fatma Aghitsni, S.TP. M.Si., dengan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara, Bapak Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS. melalui zoom meeting, Kepala Kanreg V Badan Kepegawaian Negara, Bapak Bajoe Loedi Hargono, S.Si., MM., MT., MSc., Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kantor Regional V BKN, Ibu Suharyati, S.Kom., M.Msi. dan PT. TASPEN (Persero) yang hadir secara langsung.
Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi kepegawaian ini adalah untuk meningkatkan kualitas manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas dan diperolehnya persamaan persepsi dalam mewujudkan tata kelola pelayanan administrasi kepegawaian yang lebih baik serta terciptanya komitmen bersama dari Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mewujudkan Pegawai ASN yang berjumlah 5958 PNS, selaku pelayan publik.
Pelaksanaan rapat koordinasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Sebelum masuk ruangan peserta diarahkan untuk cek suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer, memakai masker, dan jaga jarak.
Kegiatan selain penyampaian materi, juga dilaksanakan diskusi dan tanya jawab. (Bidang Informasi dan Fasilitasi Profesi ASN, 12-11-2020).








